KOMPAS.TV - Berbalas serangan antara AS dan Iran masih berlanjut.
Terbaru, Iran membombardir 7 pusat komando militer AS di kawasan Teluk sebagai balasan atas serangan udara AS selama 13 malam berturut-turut ke Iran.
Murka, Presiden AS Donald Trump mengancam siap menyerang Iran besar-besaran.
Tapi, di sisi lain, Trump bilang AS masih mengupayakan negosiasi.
Iran memperingatkan akan menerapkan strategi baru apabila serangan Amerika Serikat terus berlanjut. Iran menyebut konflik telah memasuki fase baru.
Perang antara AS-Iran telah memasuki hari ke-148.
Besarnya rasa saling tidak percaya jadi tembok penghalang perdamaian keduanya.
Akankah perang sengit berlanjut dan menghanguskan upaya perdamaian?
Bagaimana taktik yang disiapkan Iran menghadapi serangan besar-besaran AS? Kita akan bahas bersama pengamat militer dan pertahanan Universitas Indonesia, Stanislaus Riyanta.
Baca Juga Trump Klaim Lenyapkan Kekuatan Iran: 250 Jet Tempur dan 159 Kapal Hancur! | BERUT di https://www.kompas.tv/internasional/682434/trump-klaim-lenyapkan-kekuatan-iran-250-jet-tempur-dan-159-kapal-hancur-berut
#trump #iran #as #perang
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/682441/full-analisis-pengamat-militer-dan-pertahanan-soal-taktik-iran-hadapi-serangan-besar-besaran-as